Langsung ke konten utama

3 Amalan Agar Hidup Tidak Merugi

Assalamualaikum… tadi malem dengerin kajian Syeikh Ali Jaber di hape membahas tentang Al-Qur’an Surat Fatir (35) Ayat 29 dan 30. Dan ini adalah catatan kecil yang sempet aku tulis dan rapikan.


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

  إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ (٢٩)

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,


لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ (٣٠)
Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.

Pada ayat 29 ini, Allah berfirman  bahwa ada 3 amalan atau sifat manuasia yaitu selalu membaca Al Qur’an, selalu mendirikan shalat, dan selalu bersedekah,  Allah jamin usaha yang tidak rugi. Selanjutnya di ayat 30 Allah janji untuk menyempurnakan pahala (bila ada kekurangan dalam ibadah kita Allah jamin sempurna) dan menambah karunia. Karunia disini tidak disebutkan berupa apa. Jika Allah menjanjikan sesuatu tapi tidak menyebut berarti karunia tersebut tanpa batas, yang jelas menenangkan hati seperti makna pada Qs. As-Sajadah ayat 17. Tidak ada jiwa pun yang bisa tahu apa yang telah dirahasiakan/disembunyikan oleh Allah dari karunia-karunia yang menenangkan hati. Kenapa karunia menenangkan hati ? karena keinginan tiap orang berbeda-beda dan Allah menjanjikan karunia sesuai keinginan mereka untuk menenangkan hati mereka.

Allah maha pengampun, disini maksutnya misal kalo kita ada salah baca Al-Qur’an, Allah maha mengampuni daripada nggak baca sama sekali. Atau kalo sholat kita sering ketinggalan, jadi makmum masbuk atau lupa shalat sunnah qabliyah ba’diyah, Allah ampuni. Terus misal dalam hati membanggakan diri karena bisa bershadaqah, IsyaAllah Allah ampuni. Tapi .. meskipun Allah maha pengampun kita tidak boleh malas-malasan harusnya kita malu. Allah bekenan mengampuni orang yang taubat dan beristighfar. Ketika kita bertaubat dan menangis tetesan air mata berharga di mata Allah, disini Syeikh Ali Jabir menyebutkan penggalan hadits Nabi saw. Tapi disini aku tulis lengkapnya, Nabi saw bersabda:

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : “عَيْنَانِ لاَ تَمَسُّهَمَا النَّارُ أَبَداً : عَيْنٌ بَكَتْ مِنْ خَشْيَةِ اللهِ، وَعَيْنٌ بَاتَتْ تَحْرُسُ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ”.

Rasulullah SAW bersabda: “Dua mata yang tidak akan disentuh api neraka untuk selama-lamanya : mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang bermalam dalam rangka berjaga di jalan Allah”. (HR. Tirmidzi)

Oleh karena itu hendaknya kita sering beristighafar semoga Allah berkenan mengampuni kesalahan-kesalahan kita.

Selanjutnya Allah maha mensyukuri, selalu ada hubungan erat atau hikmah Asmaul Khusna dengan ayat yang dibahas. Syakur disini maksutnya Allah maha mensyukuri, yang menjamin pahala banyak dengan amalan yang sedikit. Contoh kaitannya dalam ayat ini. Shalat 5 waktu Allah berikan pahala 50. Shalat sunnah qabliyah ba’diyah 12 rakaat Allah bangunkan rumah disurga, shalat subuh berjama’ah sama dengan shalat malam sepanjang malam, shalat sunnah qabliyah subuh yang lebih baik daripada dunia seisinya. Allah swt maha besar. Sangat tinggi rasa terimakasih Allah kepada manusia saat mereka melakukan kebaikan.

Yuk membiasakan diri melakukan 3 amalan diatas, semoga Allah berkenan melimpahkan karunia, ampunan, dan pahalanya. Aamiin. Semangat nov :)

Temen-temen bisa nonton di yutub dengan judul yang sama, atau versi mp3 nya ada disini 

Komentar