Assalamualaikum... Tadi malem selesai baca ebook Wonder. Sebuah novel fiksi bertema keluarga-anak, kagum dengan setiap detail alurnya. Lucu, seru, sedih, gemes, marah, dan tentunya ada banyak pelajaran. Tertarik baca buku ini karena beberapa kali muncul review nya di IG, akhirnya nyoba nyari ebooknya.
Wonder merupakan novel fiksi karya RJ. Palacio yang terbit tahun 2012, berkisah tentang seorang anak bernama August Pullman (Auggie) yang mulai masuk di sekolah umum, kelas 5. Auggie adalah anak ceria, lucu, cerdas, baik, sama seperti anak seusianya. Tapi ia menderita kelainan genetik yang membuat wajahnya berbeda. "My name is August. I won't describe what I look like. Whatever you're thinking, its probably worse" Karena hal inilah ia sering mendapat perlakuan buruk dari teman dan orang disekitarnya. Ia sudah menjalani 27 rangkaian operasi yang membuatnya lebih sering tinggal di RS. Sekolahpun ia harus homskuling, diajari sendiri sama maminya. Namun saat ia berusia 10th kedua orang tuanya sepakat untuk mulai memasukkan Auggie di sekolah umum, Nah novel ini menceritakan bagaimana perjuangan Auggie saat memulai bersekolah di sekolah resmi, bagaimana keluarga dan lingkungan disekitarnya. Gimana Via (kakak Auggie) anak remaja yang rela perhatian orang tuanya terfokus pada adiknya, Via tetap pengertian terhadap orang tuanya dan ia pun sangat menyayangi Auggie. Kisah Augie ini diceritakan dengan beberapa POV tapi kerennya alurnya terus maju. Dan setelah semua perjuangan panjang... diakhir cerita, si mami bilang "Thank you Auggie, For everything you've given us. For coming into our lives. For being you. You really are a wonder, Auggie. You are a wonder." nggak tau kenapa jadi ikut emosional. huhuuu
Meskipun ini novel fiksi, cerita seperti ini nyata ada disekirar kita. Dan sang penulis pun menulis kisah ini karena terinspirasi dari kejadian nyata saat ia dan anak laki²nya melihat anak yang mempunyai kelainan seperti Auggie. Sama dengan kebanyakan anak dan orang lainnya, saat melihat hal yang tak lazim pasti terkejut, takut, teriak, dan menangis.
Personal Reflection :
Setelah baca novel ini semakin membuka pemikiran dan ikut merasakan gimana perasaan & perjuangan korban bullying disekolah, tentang bagaimana perlakuan orang pada anak² seperti Auggie. Jadi ingat meme "Rindu masa dulu, dimana masalah terberat adalah PR Matematika" Jujur dari awal aku nggak terlalu suka dengan meme itu, kok indah banget masa kecil mereka -si pembuat dan penyebar meme itu sampe² masalah terberat mereka adalah pr matematika. (Ini menurut aku aja yaaa.... tidak menyalahkan kok 😉) Semoga saja memang indah. Tapi nggak semua anak memiliki kenangan indah. -Seperti di novel ini setiap anak mempunyai masalahnya masing-masing. Ada yang bermasalah karena menjadi korban broken home, kurang perhatian orang tua, teman yang jail, keterbatasan, dsb. Setelah dewasa sebagian ada yang bisa move on tapi ada juga yang masih trauma, atau malah depresi. Beda dengan PR Matematika yang segimana sulitnya dulu, sekarang mah kita udah lupa hh.
Mungkin bagi orang dewasa, masalah anak adalah hal sepele. Tapi coba sesekali tempatkan diri kita menjadi anak lagi dan bayangkan kita yang menghadapi masalah anak² itu dengan pemikiran dan pengalaman yang terbatas. Apa kita masih bisa berdiri tegak dan tertawa lepas ? No, big no. Permen dan mainan hanya akan mengalihkan perhatian mereka sementara, tapi masalah dan kenangan itu tetap tinggal. Sama seperti orang dewasa.
Novel ini mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan menghargai apa yang kita miliki, tidak menyudutkan teman/orang² yang memiliki kekurangan atau orang yang berbeda dengan kita, selalu ramah dan saling menolong.
Setiap anak itu polos dan baik hanya saja lingkungan yang kadang membuat mereka jadi baik atau justru jerk. Seperti Julian, aku ngerasa dia bertingkah buruk seperti itu karena terbiasa ngeliat orang tuanya seperti itu. Tapi aku suka precept nya diakhir cerita "sometimes it's good to start over" Yeah dan jadi pribadi yang lebih baik lagi ya julian hhehe
Ada banyak kata bijak di novel ini, dan pidato Mr. Tushman diacara kelulusan jadi part favoritku ❤
Terimakasih RJ. Palacio untuk fiksi anaknya... kerren. 5 bintang deh. Oiya ternyata wonder ini ada versi movienya - keliatan kudet banget ya hhhhh. Jadi pengen nonton 😊✨