Muhammad Al-Fatih 1453. Baru aja selesai baca buku ini dan kebetulan hari ini 20 Jumadil Ula 582 tahun yang lalu tepatnya 20 Jumadil Ula 857H atau 29 Mei 1453M Konstantinopel ditaklukkan oleh pasukan muslim yang dipimpin oleh Sultan Mehmed II / The Grand Turk Mehmet gelar yang diberikan Eropa / Abu AL-Khair panggilan sayang umat kepadanya atau lebih dikenal dalam dunia Islam dengan sebutan Muhammad Al-Fatih.
Pertama kali denger nama Muhammad Al-Fatih itu pas ngeyutub salah satu kajian Ustadz Felix tahun 2014 atau 2015an. Disitulah awal kekagumanku. Akhirnya 2016 beli buku ini barengan sama buku Ustadz Felix yang lainnya, dan baru sempet kebaca sekarang hhihi
Informasi Buku
Judul : Muhammad Al-Fatih 1453
Penulis : Felix Y. Siauw
Penerbit : AlFatih Press
Tebal Buku xxvi + 320 Hlm
Cetakan ke 10 Februari 2016
ISBN : 978-602-17997-0-3
Buku ini menceritakan kehidupan Muhammad AL-Fatih dan perjuangannya memimpin pasukan dalam penaklukan Konstantinopel. Ustadz Felix menggambarkan kepribadian Muhammad AL-Fatih dengan baik dan menceritakan kejadian perang dengan detail .
Pengen banget dipimpin orang seperti beliau. Seorang pemimpin yang tangguh dan cerdas. Mengusai banyak bidang ilmu dan bahasa juga. Dalam hal ibadahnya pun sangat baik, shalat fardhunya selalu berjama’ah nggak pernah masbuk, rawatib selalu, tahajud nggak pernah ditinggal semalam pun, malah kalo malam ngecek temennya udah bangun tahajjud belum. Tekatnya kuat dan ambisius untuk membuktkan bisyarah Rasulullah, menaklukkan Konstantinopel.
Pasti akan ditaklukkan Konstantinopel dan sebaik-baik pemimpin adalah pemimpinnya dan sebaik-baik pasukan adalah pasukannya (HR. AHmad)
Keinginannya sangat kuat hingga bertekad menjadi pemimpin sebaik-baik pemimpin dan menghimpun pasukan sebaik-baik pasukan. Nggak hanya baik dalam hal ketangguhan berperang tapi yang lebih utama adalah dalam hal ibadah.
Gaya kepemimpinan beliau pun sangat bagus. Mau mendengarkan pendapat berbagai kalangan. Sering blusukan untuk mengetahui kondisi real, Menerapkan sistem reward untuk pasukan atau pegawai yang berprestasi . Selalu waspada. Selalu mengajak pada hal-hal kebaikan. Menekankan pentingnya ibadah. Selalu mengobarkan kalimat-kalimat penyemangat. Pun saat pengepungan Konstantinopel dimana beliau memimpin 250.000 pasukan. beliau pun mampu mengorganisir kebutuhan perang dan kebutuhan tiap individunya baik makan dan perlengkapan lainnya. Yap. Memang di jaman itu adalah jaman sebaik-baik pemimpin dan pasukan. Kerja timnya sangat kerreeen.
Dari kecil beliau sudah dididik dan difokuskan untuk menaklukkan Konstantinopel, menyusun berbagai rencana untuk mewujudkan bisyarah Rasulullah. Beliau selalu punya rencana-rencana yang mengejutkan pihak lawan, bahkan terkadang pasukannya sendiri pun ikut terkejut. Aku yang baca pun sama ikutan shooook… ada aja rencananya. Walopun nggak semua rencana berjalan mulus tapi beliau nggak pernah kehilangan ide. Dan yah yang pasti beliau juga selalu mendapatkan dukungan dari orang-orang disekitarnya.
Pada pengepungan Konstantinopel ada banyak hal yang membuat pihak lawan dan dunia pun terheran-heran pada kekuatan pasukan islam yang dipimpin Sultan Mehmed II ini seperti membuat dan membawa meriam raksasa untuk mengepung Konstantinopel, menyebrangkan sekitar 72 kapal melalui jalur darat yang berbukit-bukit hanya dalam satu malam. Membuat menara didepan tembok Konstantinopel pun hanya dalam satu malam.
Dan pada akhirnya pasukan Islam yang dipimpin beliau bisa menaklukan kota Konstantinopel hanya dalam waktu 54 hari. Yang membuat dunia tercengang. Kota yang dianggap kuat dan jauh dari bayangan mereka untuk bisa dikalahkan mampu ditakulukkan pasukan yang dipimpin pemuda berusia 21 tahun. -IYAH DUA PULUH SATU TAHUN-. Beliau tidak pernah memaksa seorang untuk masuk Islam tapi banyak orang yang akhirnya masuk Islam karena memahami keindahan Islam dari beliau.
Ohya. Hal lain yang aku suka dari Sultan Mehmed II itu saat perang beliau selalu menekankan ke pasukannya kalo jangan mengusik tempat ibadah, jangan menganggu orang yang lemah yang tidak ikut dalam peperangan. Nggak usah memaksa mereka untuk masuk islam. Seingatku juga di sirah (meskipun belum tuntas bacanya sih) nabi saw juga seperti itu. Jadi menurutku sebenarnya islam itu jauh dari tuduhan orang-orang jaman now yang katanya teroris, intoleran lah, kejam, keras. Memang akhir-akhir ini banyak banget kekerasan dan perusakan yang katanya pelakunya seorang muslim -katanya sih katanya-. Tapi aku yakin kalo islam yang sesungguhnya bukan perusak seperti itu kok. :)
Untukmu agamamu untukkulah agamaku. Tugas kita mah menyeru pada kebaikan mencegah dari kejahatan. Kalo yang kita sampaikan ditolak yaudah, asal nggak saling serang. Cuman kalo jaman Khilafah semua aturan yang berlaku kan aturan islam jadi nonis yang tinggal di negara islam kena jizyah.
Ah pokoknya buku ini rekomended banget … banyak hal yang bisa dipelajari dari seorang Muhammad Al-Fatih, kepribadiannya, gaya kepemimpinannya, dan ahli ibadahnya, seorang yang kuat dalam memegang Al-Qur’an da As-sunnah. Cerita pahlawan blablaMan mah kalah hhihi lebih seru baca cerita-cerita pejuang islam. Semoga dengan semakin banyaknya kita mengetahui sejarah islam semakin menambah kekuatan iman dan semangat juang kita. Berjuang melawan hawanafsu, berjuang menyempurnakan ibadah, jihad fi sabilillah Aamiin...



Komentar
Posting Komentar