Langsung ke konten utama

CERPEN ANAK - CORONA?

Cerita benar-benar pendek ^^

cto

Komedi putar itu tertunduk lesu. Hari ini tak ada yang mendekatiya. "Apa aku sudah tak menarik lagi?" Isaknya mengenang keceriaan anak-anak saat bermain bersama.

Pohon Trembesi yang berdiri gagah disampingnya pun iba. "Janganlah kau terlalu bersedih dan menyalahkan diri sendiri. Tengoklah sekitarmuu~! Seluruh kota sepi, sunyi, seperti tak berpenghuni." Komedi putar pun baru menyadari bahwa ia tak melihat seorangpun berkeliaran di taman kota.
"Kau tau kenapa?" Tanya Pohon Trembesi. Komedi putarpun menggeleng. "Semua orang berdiam diri dirumah, agar terhindar  dan mengurangi penyebaran virus corona."

"Co-ro-na? Apa itu? Aku baru mendengarnya.." Ia sungguh tak tahu karena selama ini ia hanya asik bermain.

"Virus baru yang belum ada obatnya. Bisa menyebar salah satunya lewat sentuhan tangan. Itu sebabnya tidak boleh ada yang bergerombol. Sudah puluhan ribu orang meninggal di seluruh dunia."

Komedi putar merasa khawatir akan kesehatan teman-teman kecilnya. "Hmm... Mungkin saatnya aku untuk istirahat sejenak! Semoga virus ini cepat berlalu. Agar bisa bermain lagi dengan teman-temanku."

Trembesi ikut mengaminkan. "Kau tau.. sebelumnya kita tak pernah saling sapa. Siang hari kau sibuk bermain lalu malam hari kau kelelahan dan tertidur." Trembesi mengayunkan cabang pohonnya.

"Yah.. hingga aku tak pernah sempat berterima kasih padamu karena sudah melindungiku dari panas terik dan deras hujan." Komedi putar merona malu.

Merekapun mencoba menikmati kesunyian dengan bercanda dan menghayalkan masa depan yang indah. 'Lekas pulih duniaku. Tawa ceria kalian akan selalu dirindu.'


End

Komentar