
Clodi singkatan dari cloth diapers merupakan popok kain untuk menampung pipis dan pup bayi yang bisa dicuci dan dipakai ulang.
Kenal clodi ini sudah lama, jauh sebelum menikah. Tapi memantapkan hati sungguh berat, masih banyak pertimbangan. Harus rajin nyuci, kuatir gak awet, noda pup membandel, harga yang mahal. Sebelum lahiran pun sempat diskusi dengan suami, dan beliau menyerahkan keputusan sepenuhnya ke aku karena yaaah aku nantinya yang harus mengeluarkan energi dan waktu untuk nyuci 😅
Justru ibuk aku nih yang setuju banget kalau cucunya dipakein clodi. Dulu kata ibuk, ribet banget… Tiap pipis atau pup kena semua baju, baju ibuk juga sering kena pipis. Tumpukan cucian banyak tiap harinya. Jadi ibuk kudu sering-sering natur bayik ke kamar mandi. Kalau main keluar rumah sama abah, aku dulu dipakein ibuk kain, tapi luarnya dilapis plastik biar gak tembus. Maklum dulu belum ada pospak (popok sekali pakai), kalopun ada, harganya mahal..
Dan kini saat pospak mblarah dengan harga yang saaangaaat murah, kita dihadapkan dengan tumpukan sampah yang tidak bisa didaur ulang. Fiuuh
Mengutip dari tagar.id, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur pada tahun 2019 menunjukkan kurang lebih ada sekitar 3,2 juta yang popok digunakan setiap hari dan terbuang sia-sia. Data tersebut diketahui dengan melihat dari adanya 800.000 bayi dengan umur 0 hingga 3 tahun di Jatim. Kemudian, setidaknya kurang lebih setiap bayi tersebut rata-rata memakai 4 popok dalam sehari.
MasyaAllah setiap peradaban membawa cerita, dan masing-masing ibu tak henti berjuang demi kebaikan bersama.
Lalu apakah aku makein anak dengan clodi setelah lahir??? Enggak. Inilah yang bikin aku nyesel sampai sekarang. Anakku kenal clodi baru diusia 10 bulan. *Btw, kita udah ngabisin pospak 4jt-an selama 10 bulan itu, untuk sesuatu yang dipakai sebentar dan berahir menjadi gundukan sampah di TPU 😭*
Mencoba memantapkan hati nyoba beli dan ternyataaaa masyaAllah dibikin kagum dengan pemakaian pertama clodi. Semudah itu, segemes itu, senyaman itu buuukkk… dan dari sini mulai menyisihkan uang untuk beli clodi. Awalnya beli 2. Lumayan bisa diselang seling dengan pospak. Bulan depannya pengeluaran untuk beli pospak berkurang, jadi uang jatahnha disisihkan untuk nambah koleksi clodi. Alhamdulillah sekarang sudah punya tujuh clodi.
Memilih clodi juga gak bisa sembarangan, ada banyak yang perlu diperhatikan seperti usia dan berat badan anak. Clodi yang original dan berSNI tentu lebih bagus. Sementara ini untuk Najib, ibuk memilih clodi lokal merk Minikinizz, Sobi, dan GG yang sudah tidak diragukan lagi secara kualitas dan ketahanannya. Tipe AIO pants lebih nyaman dipakai adek di pagi dan sore hari. Tipe pocket snap di siang hari, dan tipe coveria saat tidur malam.
Keunggulan:
1. Mengurangi sampah pospak (popok sekali pakai) yang tidak bisa didaur ulang.
2. Mengurangi keluhan masalah iritasi karena pada clodi tidak ada bahan kimia seperti pada pospak.
3. Ada banyak tipe, bisa disesuaikan usia dan fungsi untuk harian, malam yang mana untuk menampung pipis lbh banyak, ataupun untuk aktivitas berenang dengan outer dan desain khusus.
4. Hemat, bisa diturunkan ke adek-adeknya. Yang biasanya anak kita pakai pospak mininal 5x sehari dengan itungan perpospaknya Rp. 2000,- maka sehari kita keluarkan Rp. 10.000,- Bagaimana dengan satu bulan bahkan satu tahun? Bisa 4jtan. Ini baru setahunnya lho, rata-rata anak menggunakan clodi hingga usia 2 sampai 3 tahun. Bandingkan dengan clodi yang perhari kita gunakan 7x ganti ( sesuai aturan clodi maksimal dipakai 5jam kecuali untuk clodi malam bisa tahan hingga 8jam). Sedangakan 1 clodi harga misal 70rb dan kita butuhkan 14 clodi (dipakai hari ini 7, cadangan untuk besok 7 karna harus dicuci) maka 70rbx14= 980rb. Bisa dipakai hingga anak 2tahun untuk clodi allsize. Bahkan jika kualitas masih bagus, bisa diturunkan ke adeknya.
Kelemahan:
1. Rajin nyuci setiap hari. Karena cuma punya clodi tujuh, ya kejar tayang makainya, cuci-kering-pakai tiap pagi dan sore. Tapi, nyuci clodi gampang banget loh buk… nguceknya lembut aja, noda pup juga gampang ilang dibawah sinar matahari.
2. Susah kering musim hujan. Jadi kalau musim hujan seperti sekarang, aku kering dulu di spinner mesin cuci baru diangin-anginkan.
3. Harga satuan diatas 50rb untuk clodi ber SNI. Namun banyak juga kita jumpai di marketplace clodi dengan harga jauh lebih murah, dan itu kebanykan clodi import.
Tiga bulan ini dibuat jatuh cinta dengan clodi, semoga bisa istiqomah. Nikmat sekali saat didukung suami, liat anak pakai clodi, dan nyuci ditemenin si anak yang selalu ikut berendam di kamar mandi wkwkwk
InsyaAllah nanti akan sharing review dan tips berclodi yang bikin hepi. Bismillah pelan-pelan belajar zerowaste 💕😍
Komentar
Posting Komentar