
Membacakan buku ke anak bayi? Tak sedikit yang menertawakan aktivitas ini. Sebagian lagi memaklumi karena abah dan bibuknya memang suka membaca buku. Toh tidak ada dampak negatifnya. 😁
Masih ingat jelas dulu tiap abahku pergi, pulang bawa buku. Hepiii sekali… dan perasaan ini ingin kutularkan ke Najib. Membersamainya membaca buku menjadi rutinitas menyenangkan setiap harinya.
Sejak Najib bisa duduk, aku memang membiasakan ada buku disekitarnya. Canda. Sebenarnya itu buku aku dan mas suami yang belum diberesin Wkwkwk… Awalnya cuma dipegang, di dorong, lama-lama ia bolak-balik lembarannya. Aku tunjukkan gambar-gambar dan mengarang cerita, dari situ anaknya terlihat asik menyimak bahkan sampai nunjuk-nunjuk kalau mau dibacakan. Seperti di video ini sat Najib usia 3 bulan.
Kalau masih kuatir sobek dan dimakan, buibuk bisa pilih buku dari kain atau plastik, banyak dijual di marketplace. Najib dulu nggak pernah dibeliin buku seperti itu, walaupun sudah masuk keranjang belanja. Ada banyak pertimbangan hhh

Buku pertama yang Najib punya adalah proyek antologi Bibuk yang berjudul Liburan di Pulau Mikokocil, saat itu usianya masih 5 bulan. Dalam buku tersebut ada lebih dari 20 judul cerita fabel, dan kami bacakan read aloud satu judul setiap harinya. Dan alhamdulillah anaknya mau di pangku dan anteng mendengarkan. Satu buku itu terus diulang-ulang. Baru deh diusianya yang 10 bulan Bibuk beli buku di Mizan Store, waktu itu lagi ada mega diskon akhir tahun. Ngeboronglah 3 boardbook plus bonus 1 boardbook, Jadi 4, hanya dengan harga 80rb.
Sekarang diusia 1 tahun, melihat dia asik dengan bukunya, kadang berceloteh, menjadi pemandangan indah yang menyejukkan, buat Bibuk senyum-senyum sendiri. InsyaAllah akan ada banyak manfaat mengenalkan buku sejak bayi. Dari kulwap yang pernah bibuk ikuti, mengenalkan buku dan membaca read aloud bisa mempercepat berbicara dan menambah pembendaharaan kata si anak, meskipun dianya belum bisa ngomong secara jelas. Tapi setiap kata yang sering ia dengar akan tersimpan dalam memorinya.
Dan uniknya si bayik yang sekarang usianya 1 tahun ini sudah paham, ketika Bibuk tanya mana gajah ia akan mengambil buku yang ada gambar gajahnya. Berceloteh dengan nunjuk gambar yang Bibuk highlight saat read aloud, semisal gambar ka’bah, burung, tokoh. Atau ketika Bibuk menyanyi Nabi-Nabi, ia akan mengambil buku tentang Nabi Muhammad saw. Manfaat lain yang bibuk rasakan adalah belajar disiplin beresin buku dengan mengembalikan kembali ke rak setiap selesai membaca, yang kemudian sekarang gak cuma buku aja tapi mainan dan bantal tidurnya juga diberesin sendiri, MasyaAllah Alhamdulillah.
Satu hal yang aku yakini.. Mengenalkan buku pada anak sejak dini tidak akan membuatnya bosan, justru memupuk cinta. Buku adalah susunan yang istimewa. Bahkan wahyu yang Allah turunkan pun dibukukan. Disanalah kebenaran, bukti sejarah tertuang, dan masa depan terkias.
Semoga hal positif dalam sharing kali ini menggugah siapapun yang membaca untuk semangat mengenalkan buku pada anak sedini mungkin. Tidak ada kata terlalu dini dalam mengenalkan buku pada anak.
Komentar
Posting Komentar