Langsung ke konten utama

MATRIKULASI IIP : BIG WHY BERGABUNG IBU PROFESIONAL

Buwbuwbuwbuwww…. Misi ke 5 sudah dibuka, menemukan big why yang menjadi pijakan bergabung dengan IP.

Flashback sebentar, pertama kali tau tentang Ibu Profesional itu akhir 2019 waktu hamil Najib dan lagi semangat-semangatnya ikut kulwap seputar kehamilan dan parenting. Nemulah salah satu flyer kulwap parenting yang diadakan Ibu Profesional (regional mana ya lupa, luar jawa) cuma aku gak ikutan karena kupikir itu acara komunitas dan harus gabung dulu. Gak nanya-nanya juga ke cpnya hehe

Makin lama makin sering nemu kulwap IP, akhirnya nyari info seputar IP ini. Menariknya kutemukan fakta IP merupakan komunitas besar yang berdiri waktu itu sudah 8 tahun dimana membernya gak cuma buibu Indonesia aja tapi juga manca negara. Banyak sekali informasi pencapaian founder dan komunitas. Dari sinilah aku mulai tertarik untuk mengulik lebih dalam sambil nyodorin proposal ke suami untuk gabung. Dan alhamdulillah suami mengiyakan.

Dibukalah registrasi foundation 9 pertengahan 2020, langsung gercep daftar. Awalnya ya aku kira ini seperti kuliah online yang lain, yang kita pertemuan online beberapa kali, ada tugas yang harus diselesaikan, terus yaudah lulus gitu ajah. Ternyata eh ternyata setelah melewati orientasi foundation 9, trancity, dan sekarang menginjak matrikulasi masyaAllah ini ternyata sebuah perjalanan panjang.

Jadi big why aku gabung dan mantap di IP yaaa karena aku ngerasa dengan berada di komunitas ini aku bisa mengembangkan diri, terus belajar, dan berbagi. Dan disini kita belajar tuh gak sendirian. Bisa juga belajar dari temen-temen saling diskusi bertukar pengalaman. MasyaAllah… di IP kita bertemu dengan perempuan-perempuan hebat yang positive vibes 😍

Apalagi setelah tau 3B, COC, dan Core Value IP, langsung klik. Ini nih komunitas yang dicari, komunitas yang keren banget… Ditambah materi terahir Piramida IP semakin membuat aku yakin sih kalau komunitas ini berbeda, terkonsep, terstruktur, udah pokoknya makin mantap IP insyaAllah jalan yang Allah tunjukkan untuk mengiringi langkahku menjadi seorang perempuan, ibu, dan istri kebanggan dan membahagiakan, yang bismillah insyaAllah berakhlak mulia, Aamiin…. Alhamdulillah sampai sekarang dimudahkan Allah untuk menyimak materi, mengerjakan misi, memperbaiki diri, mengembangkan dan terus belajar.

Kalo dikulik lagi peta diri pada misi sebelumnya.. 5 tahun kedepan aku pengen bisa masak yang tinggal cemplung-cemplung tanpa lihat resep dan hasilnya enak, dapat jempol dan senyuman suami serta anak. Pengen dampingin anak tumbuh bersama bahagia bersama. Pengen bisa nulis buku untuk bacaan anak-anak dan buatin mereka perpustakaan mini. Juga pengen bisa aktif berkegiatan di masyarakat. Mungkin nantinya akan ada rintangan, melawan malas terutama.. apalagi aku yang introvert dan kurang percaya diri karena insecure.

Persiapan aku tentu minta do’a suami dan orang tua. Rintangan pasti ada. Perkara masak-memasak memang kurang jam terbang. Mungkin ngelobi ibuk dulu nih kalo sabtu minggu pengen nguprek dapur mumpung suami di rumah ada yang bantu jagain anak kalo pagi. Soal menulis buku, memang harus sering membaca dan belajar dari para penulis dengan bergabung di komunitas. Banyak membaca dan mempelajari ilmu parenting, agar bisa menjadi ibu yang mampu mencetak anak yang bertaqwa kepada Allah dan meneladani Rasulullah, cerdas dan ngerti di jamannya. Dan perlu banget ku belajar hal-hal yang aku butuhkan ketika terjun ke masyarakat, yang kalo ditunjuk untuk jadi ini itu, bisa. Karena selama ini aku memang jarang mengikuti kegiatan masyarakat. insecure aja.. juga ada trauma masa lalu, yang alhamdulillah udah mendingan setelah mendapat suntikan dari Mba Ghina di trancity bulan Januari lalu. Tuh kan IP keren kan.. baru ditrancitynya aja udah kerasa impactnya masyaAllah.

Wes krasan neng kene hehe

Update 28 Maret 2021

#Zona3 #Misi5 #PenjelajahPelabuhanSamuderaAmarta #Matrikulasi9 #InstitutIbuProfesional #SemestaKaryauntukIndonesia

Komentar