Langsung ke konten utama

MATRIKULASI IIP : CORE VALUE IBU PROFESIONAL (ZONA 2)

Setelah pekan lalu kami diberi hak istimewa untuk memilih kapal jelajah. Masih di Pelabuhan Amarta Samudra Matrikulasi kali ini kami bersiap menentukan arah mata angin, menyamakan frekuensi dengan semangat Core Value Ibu Profesional. Materi ini disampaikan oleh Sahabat Widya Iswara Mba Endang Prasdianti.

Core value  adalah hal-hal yang dihargai, dijunjung tinggi, dijalankan, dan merupakan jiwa dari sebuah organisasi.

Core Value di Ibu Profesional apa saja?

  1. Belajar
  2. Berkembang
  3. Berkarya
  4. Berbagi
  5. Berdampak

5B ini merupakan siklus yang insyaAllah jika diterapkan mampu menjadikan tiap individu dalam komunitas aktif produktif karena setiap orang berbeda, unik, dan istimewa. Maka slogan semua guru semua murid tercipta.

Hampir setiap memulai kelas baik online maupun offline kita pembelajar diminta untuk mengosongkan gelas. Kenapa? Sudah tepat kah?

Jika diibaratkan setiap akan belajar kita harus mengosongkan gelas, yang bisa memilih mau diisi apa gelas kosong kita, air putih, kopi, atau es jeruk? Bebas sesuai kebutuhan dan keiinginan kita. Dan ketika gelas terisi penuh, sudah kita minum tapi air terus dituangkan, apa kita biarkan air itu luber, tercecer, dan menguap? Tentu tidak. Biar tidak mubadzir kita bisa sharing ke teman yang mungkin juga merasa kehausan. Bukan begitu?

Begitu juga saat kita belajar, kita bisa menentukan mau belajar apa dengan merdeka belajar. Jika ilmu itu hanya kita tampung tanpa dipraktekkan (berkarya) maupun dishare ke orang lain (berbagi) tentu akan menguap begitu saja. Tapi jika ilmu itu dibagi ke orang lain, akan ada sebuah diskusi yang bisa menambah insight baru juga pada kita, inilah namanya berkembang. Memang core value ini tidak bisa dilihat, tapi bisa dirasakan dampaknya. Akan ada orang yang terinspirasi, termotivasi, bangga, bahagia dengan cycle core value yang kita jalani ini.

Istilah selanjutnya adalah 4L dan GL2, apa lagi ini? Hehew

4L, Loe Lagi Loe Lagi, individu yang siap mengambil peran dan mau untuk sharing. jika dilihat dari sudut pandang penerima ilmu 4L ini ditujukan pada narasumber dari suatu bidang yang setiap ada pertanyaan atau diskusi, beliau selalu jadi rujukan.

Sedangkan GL2 akronim dari Gue Lagi Gue Lagi, jika dilihat dari sudut pandang narasumber yang sharing ilmu dalam sebuah kelas atau seorang yang berani ambil peran dalam komunitas merasa “kok yang sharing/menyelesaikan tugas gue lagi gue lagi” dengan terpaksa karena yang lain pasif. Menjadi gelas kosong lalu menampung air saja, tidak mau berbagi ke teman yang lain. Inilah yang menyebabkan kemampuan diri tidak berkembang dan tidak memberikan dampak positif bagi diri dan sekitar. Dan orang dengan GL2 lama-lama juga kesel dan menggerutu.

4L dan GL2 bisa menjadi ukuran apakah core value dan kesiapan melayani setiap individu dalam komunitas berjalan optimal. Jika 4L lebih tinggi maka terbentuk komunitas produktif, slogan semua guru semua murid akan tercipta. Sebaliknya jika GL2 lebih tinggi maka komunitas menjadi pasif, bisa dibilang core value tidak berjalan.

Untuk itu, setelah membuat peta diri di misi sebelumnya, diharapkan kita mampu step by step merealisasikan dengan menjalankan core value ibu profesional agar istilah 4L dan GL2 tidak pernah ada dalam komunitas, karena setiap individu mau mengambil peran.

Sebaik-baik manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain.

(HR. Bukhari)

Knowledge increase by sharing but not saving

Unknown

Jujur sampai sekarang masih ada insecure, apa bisa ya sharing? aku tuh introvert banget dulunya, tapi kalo dipikir-pikir dengan bikin tulisan di blog ini juga bagian dari sharing kan yaaa… suka mundur teratur karena ketakutan mengemban tanggung jawab baru, kuatir gak amanah, kuatir mengecewakan. Ya Allah tuntun langkah ini ke jalan yang terang, jaga pandangan dan pendengaran kami dari hal yang buruk termasuk segala informasi hoax, gosip, dan bacaan tak berfaedah, mudahkan lisan ini menyampaikan kebaikan, pertemukan kami dengan orang yang memberi kami banyak pelajaran dan jadikan setiap ilmu yang kami dapat menjadi keberkahan diri dan ummah. Aamiin

Siap menanti misi ke 4. Bismillah semoga Allah mudahkan

Komentar