Langsung ke konten utama

MATRIKULASI IIP : MENEMUKAN HARTA KARUN SELAM PALUNG I

Masih di zona 3 ekspedisi mengarungi samudra. Di misi ke 6 kali ini kami diajak menemukan makna ibu profesional kebanggaan keluarga versi terbaik kita.

Makna ibu profesional kebanggaan keluarga versi bibuk adalah seorang perempuan yang bahagia menjalankan perannya dan mampu menularkan kebahagiaan itu ke sekitarnya, yang terus mengupgrade diri menampilkan sosok istri sekaligus ibu berkualitas, dan seorang hamba yang sami’na wa atho’na pada rabbnya bersama suami mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warrahmah.

Sebelum menikah, bibuk membekali diri dengan bertanya pengalaman beberapa orang yang bibuk lihat kehidupan keluarganya adem ayem tentrem. Disitulah bibuk mengenal Al Ummu Wa Robatul Bait, perempuan setelah menikah itu menjadi ibu sekaligus pengurus rumah tangga dan suami sebagai Al Qawwam, pemimpin.

Meskipun paham akan peran dan mengerti antara karakter laki-laki dan perempuan berbeda seperti penjelasan Dokter Aisyah Dahlan tapi tetep yaaa kadang tuh masih suka kesel, berasa hidup paling beratt gitu ngurus suami, ngurus anak, ngurus rumah.. padahal kalo dijalani dengan santuy tuh – yaelah cuma gini doang lho sebenernya. Tapi keesokan harinya kumat lagi keselnya wkwkwk

Pernah suatu kali mikir- kok nggak bahagia sih dengan peran ini? Dan baru-baru ini kutemukan bahwa bahagia itu sebenarnya kita yang menciptakan. Masih ingat banget di foundation 9, Pak Dodik dan Bu Septi (Founder IP) menyarankan manajemen waktu, lakukan banyak hal yang membuatmu bahagia dan memperpendek waktu pekerjaan yang kurang membuatmu bahagia. Dan sejak saat itu bibuk mulai mempraktekkan, alhamdulillah lumayan ada perubahan. Yang biasanya gampang bersungut, sekarang bisa senyum masak, nyuci, ngawasin anak main dalam satu waktu. 😁

Ketika kita mampu mengelola emosi dan hati selalu bahagia maka aura positive akan terpancar, tampilan teduh nan menyejukkan yang terlihat. Manusia tak kan pernah menyamai malaikat tapi setidaknya kuota sabar tak terbatas dan emosi bisa dikelola. Dibutuhkan latihan terus menerus untuk membiasakan diri menjadi pribadi yang sabar, lembut, dan riang.

Seorang ibu profesional juga perempuan yang tak ketinggalan jaman. Cikal bakal masa depan ada ditangan seorang ibu, pendidik utama dan pertama anak.

 “Al-Ummu madrasatul ula, iza a’dadtaha a’dadta sya’ban thayyibal a’raq

Ibu adalah madrasah (Sekolah) pertama bagi anaknya. Jika engkau persiapkan ia dengan baik, maka sama halnya engkau persiapkan bangsa yang baik pokok pangkalnya.

Hafiz Ibrahim

Untuk itu seorang perempuan harus terus belajar, meningkatkan kualitas diri, mengupgrade ilmu, menjadi ibu berkualitas dalam membersamai anak, yang mampu menjadi teman main, teman ngobrol, teman belajar yang menyenangkan.

Dengan kondratnya sebagai hamba yang mengemban tugas di muka bumi ini, maka setiap apa yang dilakukan harus sesuai perintah Allah juga menjauhkan diri dari apa yang Allah larang. Segala hal yang dilakukan sesuai syari’at.

Sejak bergabung di IP, bibuk mencoba untuk menerapkan pelan-pelan apa yang bibuk pahami dari setiap materi. Cukup tau makna dan piramida ibu profesional sudah menjadi pecutan bibuk untuk memacu diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi, hari ini harus lebih baik dari hari sebelumnya. Alhamdulillah bawaannya sekarang tuh happy… ikhlas membersamai anak dan melayani suami (ya walopun kadang masih suka kesel tapi udah mendingan dari pada duluuu wkwkk) dan dengan adanya peta diri yang dibuat di misi awal, bibuk jadi lebih fokus belajar, berlatih, dan mempraktekannya.

Tepat diusia pernikahan 2 tahun ini, bismillah setahap demi setahap menuju Ibu Profesional kebanggaan keluarga. Ya Allah kami hamba yang penuh kelalaian, kami mohon ringankan langkah kami, tuntun kami menapaki jalan kebenaran.. Ya Allah hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan ㅠㅠ

Update, 03 April 2021

#Misi6 #PenjelajahSamuderaAmarta #Matrikulasi9 #InstitutIbuProfesional #SemestaKaryauntukIndonesia #InstututIbuProfesionalforIndonesia

Komentar