
Tidak terasa sudah masuk pekan kedua pelayaran. Daratan sudah tak terlihat lagi. Sejauh memandang hamparan samudra yang luas. MasyaAllah 😍
Senin kemarin bersama Sahabat Widya Iswara Mba Ressy Laila Untari kami diajak menyelami palung laut. Mendalami lagi makna ibu profesional, 4 keterampilan dasar orang tua, mantra dan jurus di IP.
Ibu Profesional adalah seorang perempuan yang …..
- Bangga akan perannya sebagai pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya.
- Senantiasa memantaskan diri dengan berbagai ilmu agar bisa bersungguh-sungguh mengelola keluarga dan mendidik anaknya dengan kualitas baik.
Didiklah anak sesuai zamannya
Bangga dan bersungguh-sungguh menjadi ibu, yang mau terus belajar, berlatih, mengupgrade diri. Belajar bersama anak seiring tumbuh kembangnya.
Memang ya, belajar itu tidak ada batasnya, selama kita hidup kita akan terus belajar. Kalo kata bu ressy terus belajar sampai gelar almarhumah. Seiring tumbuh kembang anak kita juga ikut belajar misalnya saj saat hamil kita yang kita tidak tau soal gizi, senam hamil, pantangan, kesiapan mental, ilmu parenting, kita tergerak untuk melakukan itu… karena kita ingin memberikan yang terbaik. Saat anak lahir kita belajar mandiin, membedong, mpasi, montessori dst.
Empat Keterampilan Dasar Orang Tua
1. Belajar mengelola mental stage
Setiap individu memiliki 3 mental stage :
- Mental anak-anak: merajuk, tidak berdaya, sak jek sak nyek
- Mental dewasa : bicara sesuai fakta, problem solving
- Mental orang tua : menasehati, melindungi, merasa hidup lebih lama
Untuk itu kita harus belajar menempatkan diri/mengelola/bersikap akan 3 mental ini. Ketika anak masih bayi kita aktifkan mental orang tua kita yang caring, loving. Saat anak sudah punya kemauan sendiri kita aktifkan mental dewasa kita untuk mengiyakan menolak berdasarkan fakta yang ada. Dan saat bermain dengan anak kita bisa mengaktifkan mental anak kita, menjadi temannya.
2. Belajar komunikasi sebaya
Belajar untuk tidak mendominasi saat berkomunikasi dengan anak. Jadilah teman yang seru untuk diajak ngobrol. Cirinya:
- Mau mendengarkan sang anak
- Menggunakan bahasa yang bisasa digunakan anak
- Menggunakan cara berpikir anak
- Memberikan feedback yang mereka sukai dengan bertanya atau mengamati respon mereka
3. Selalu updating status
Terus mengupdate kualitas diri dari hari ke hari karena anak-anak tidak suka orangtua yang expired. Sekarang kita berada di era orang tua yang digital imigran dan anak-anak merupakan native digital.
Selalu belajar selalu upgrade. Ojo kalah karo wegah.
4. Belajar untuk apresiasi bukan evaluasi
Belajar untuk mengapreasi apa yang dilakukan dan telah dikerjakan sang anak. Apresiasi tidak harus dengan hadiah mahal, bisa dengan pelukan, pujian lisan, tulisan, hadiah sederhana.
Mantra Ibu Profesional
Untuk meningkatkan bonding keluarga, ada mantra ibu profesional yang terbukti ampuh.
- Banyak main bareng
- Banyak beraktivitas bareng
- Banyak ngobrol bareng
Terus memperbaiki diri untuk bisa terampil. Latihan latihan dan latihan.
Komentar
Posting Komentar