
Ekspedisi Samudra Amarta masih berlangsung. Pekan ini kami kembali menyelami palung laut berbekal Karakter Moral Ibu Profesional, bersama Sahabat Widya Iswara Mba Farida Ariyani.

Karakter merupakan pembawaan diri sejak lahir sebagai penanda / ciri khas dan masih bisa diubah. Karakter dapat dikembangkan melalui pengetahuan individu yang bertambah dari proses belajar, yang kemudian dilaksanakan / dipraktekkan dan dibiasakan.
Karakter Moral Ibu Profesional:
- Never stop running, the mission alive
- Don’t teach me, I love to learn
- I know, I can be better
- Always on time
- Sharing is caring

Daaan Misi ke 7 Selam Palung Laut II yakni menemukan misi hidup, memperkirakan tantangan yang akan dihadapi, dan mengimplementasikan karakter ibu profesional. MasyaAllah dalem euyy..
Menemukan Misi Hidup
Sempat nanya ke suami tentang misi hidup, eh malah ditanya balik makna hidup itu apa? Kalo gak tau maknanya ya gimana mau menentukan misinya.
Bibuk : “Hidup itu bernyawa kan..”
Abah : “Bahkan setelah kematian nyawa pun masih ada.”
Iya juga yaaa… dan setelah kita mati meskipun nyawa itu ada, kita sudah tak mampu berkehendak bukan? Sudah tidak punya kontrol untuk memutuskan melakukan ini itu, ye kan? karena keputusan sudah kita ambil dari setiap pilihan yang ada saat nyawa masih bersama raga. Jadi kalo bibuk ngartikan hidup mah masih punya kehendak, punya kemauan, masih punya harapan, masih ada kesempatan melakukan sesuatu. Wes ngunu wae lah yaaa… Maap maap bah, ini bibuk malah puyeng… wkwk✌😂
Kehendak, kemauan, harapan nanti hubungannya sama misi. Jika visi itu gambaran dari tujuan yang ingin dicapai maka misi adalah langkah menuju tujuan tersebut. Misi hidup adalah langkah yang akan kita ambil dalam melakukan apa yang kita sukai tanpa kenal batas waktu.
Jadi misi hidup bibuk apa nih? Ngintip lagi peta diri di misi ketiga. Bibuk yang pengen bisa masak, pengen nulis buku dan bikin mini perpustakaan di rumah, pengen terus belajar parenting untuk membersamai anak-anak, dan pengen tiap ditugasin suwameh turun ke publik bibuk udah siap gitu…
Mari kita runtut kan satu persatu.
Tentang memasak, bibuk suka memasak, lebih tepatnya kalau masak terus keluarga suka. Karena tinggal sama orang tua jadi masakan utama masih dihandle ibuk (ibunya bibuk), bibuk cuma masak mpasi sama sarapannya abah (suwameh bibuk). Keinget jaman kecil dulu… dirumah sering masak besar terus dibagi-bagikan ke tetangga. Bibuk pengen nerusin tradisi itu sih. Juga pengen bebikin kue dan kirim ke keluarga dan sahabat jelang hari raya (efek bau-bau ramadhan ini hehe)
Tentang menulis… Bibuk ingin menghasilkan buku yang bisa dibaca anak-anak. Bibuk pengen semua anak-anak dilingkungan sini cinta dengan buku, gak bosen lihat dan baca buku. Bibuk pengen punya perpustakaan mini dan mengadakan kegiatan-kegiatan seru bersama anak-anak.
Tentang membersamai anak-anak… Seiring tumbuh kembang mereka, Bibuk ikut belajar dan terus mengupgrade diri.
Tentang terjun ke ranah publik, saat ini bibuk perlu belajar, menghafal, berlatih, dan membiasakan diri.
Tantangan
Tantangan itu pasti ada
Hadirnya tak selalu bisa diduga
Dinikmati sajalah
Berlajar, berusaha, berdo’a
Memohon pada sang pencipta
Dimampukan memaknai hikmah
Implementasi Karakter Moral Ibu Profesional
MasyaAllah yaaa bisa kebayang doong kalo ada individu punya 5 Karakter moral IP ini. Gausah dibayangin ding, dilihat aja Ibu Septi founder IP. Dan mbaembak yang sudah terlebih dahulu join IP, pembawaannya tuh keren, berwibawa, tapi tetep santuy. Beneran jadi ibu profesional kebanggan keluarga.
1. Never stop running, the mission alive
Mendifinisikan lebih jelas tentang misi hidup kita, mengokohkan karakter diri lalu bergerak terus untuk mewujudkan misi kita.
2. Don’t teach me, I love to learn
Bukan berarti “Ga usah diajarin, aku bisa belajar sendiri” tapi karakter diri suka belajar tanpa perlu disuruh-suruh. Sadar bahwa dengan belajar kita bisa hidup, bisa lebih ngerti.
Baru banget kemarin suwameh protes “Samian iku yaaa kalo pengen tau apa, pengen bisa apa, langsung kepo langsung belajar. Tapi nek tak ajari ini itu kok yaaa gak mau.”
“Yaelah bah kata Pak Nadiem kan merdeka belajar yah.. bebas menentukan mau belajar apa kapan dan caranya seperti apa.” Ngebatin doang lah 🤣
Daan ini PR kita sih untuk mencoba menyamakan metode belajar biar sama-sama nyaman. Suwameh berharapnya ketika beliau ngasih materi, akunya bisa langsung diskusi, langsung paham, langsung praktek. Sedangkan aku nih kalo mau ngafalin materi suasana harus sepi biar bisa fokus dan paham. Nah waktunya itu yang susah. Emang berasa paling sibuk wkwkwk
Tapi ya itu tadi, kalo pas lagi kepo akan suatu hal, pasti langsung nggetu nyari informasi, nyari sumber di buku, artikel, jurnal, youtube, bahkan kuliah online. Dan suwameh iri… padahal beliau pun gitu juga sebenernya. 😂🤣
3. I know, I can be better
Yakin menjadi lebih baik. Lebih baik dari hari sebelumnya. Jujur Bibuk ngerasa banyak perubahan setelah ikut IP dan pendalaman matrikulasi ini.
Bahkan yaa tadi waktu bibuk ijin dan minta restu ngerjain misi ke suwameh, beliau terheran-heran loh “Oleh opo sih melu ngunu, ngapain? Kok cek seriuse?”
Bibuk cuma senyum sambil bilang “Samian ngerasa aku berubah gak? Jadi lebih baik gak?”
Suwameh nyengir “Iya sih”
Nah itu loh bah… di matrikulasi ini tuh aku diajak benahin diri. Aku sendiri pun merasakan ada perubahan. Jadi lebih sabar, lebih neriman, lebih santuy, lebih bahagia ajaaa.. apa-apa tuh dipikir positifnya. Sampek kadang mau melakukan suatu hal harus sugesti pikiran yang baik-baik dulu. Biar gak ngedumel nantinya wkwkwkw
4. Always on time
Selalu tepat waktu, ontime. Alhamdulillah didikan keluarga dari dulu memang harus ontime. Harus memberi waktu lebih untuk bersiap. Jangan buat orang lain menunggu. Atau bisa jadi jangan melepas kesempatan emas hanya karna terlambat.
Ini kaitannya erat dengan manjemen waktu juga. Bibuk masih suka kewalahan sih kadang kalo misal udah ngatur jadwal eeeh ada aja yang bikin ngaret 😄
5. Sharing is caring
Berbagi itu tanda kalo kita peduli, kita perhatian. Setiap bibuk mendapatkan pelajaran baru bibuk sering bikin catatan kecil kadang di simpen sendiri dan di share ke temen yang butuh akan ilmu itu, atau bibuk tulis di blog. Karena ilmu itu bermanfaat ketika di sharing.
Begitu juga dengan kebahagian dan semangat dalam melakukan suatu hal baik, positif. Maka harus ditularkan ke temen juga.

#Misi7 #KarakterIbuProfesional #PenjelajahSamuderaAmarta #Matrikulasibatch9 #InstitutIbuProfesional #IbuProfesionalforIndonesia #SemestaKaryauntukIndonesia
Komentar
Posting Komentar