Langsung ke konten utama

PENGARUH GADGET PADA PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI

Memasuki generasi Alpha, generasi anaknya para milenials yang tumbuh dan berkembang dengan segala kecanggihan teknologi membuat anak-anak tak bisa jauh dari gadget. Apalagi saat pandemi seperti sekarang, mau tidak mau anak belajar bahkan bermain dengan gadget. Lalu apakah dengan pengenalan gadget pada anak usia dini ada pengaruhnya pada aspek perkembangan anak ?

Ternyata banyak Buibu mengalami kegalauan yang sama. Ada yang bilang gadget bisa jadi sarana belajar anak, membuat anak semakin pintar. Sedangkan sebagian lagi mengatakan gadget itu candu bagi anak.

Gadget atau gawai adalah sebuah piranti teknologi terbaru yang multi fungsi dan praktis. Misalnya hp, tablet, notebook, tv dsb.

Kenapa anak bisa kenal dengan gadget

  • Meniru orang tua, yang hampir setiap waktu pegang hape, dimanapun.
  • Orang tua memberikan. serjng terjadi pada anak yang mau makan sambil menonton tv, padahal makan ada durasi maksimal 30mnt dan harus duduk. Jika terus dipapar gadget maka anak akan terbiasa makan karna gadget.
  • Ajak anak untuk belanja, memasak, memilih makanannya sendiri.
  • Sebagai sarana belajar. Misal pada anak kecil belajar warna, huruf, bentuk. Dan pada anak lebih besar selama pandemi gadget sebagai sarana utama untuk daring.
  • Alat komunikasi,  menghubungi keluarga dan teman.
  • Mengisi waktu, kurang ide main atau orang tua sudah lelah menemani main
  • Mengalihkan perhatian, orang tua WFH atau mengerjakan perkerjaan domestik biar tidak diganggu.

Tak dipungkiri bahwa gadget memudahkan manusia berinteraksi dan menjelah samudra ilmu namun tentu, jika berlebihan pasti ada dampak negatifnya. Apalagi pemakainya masih anak-anak tanpa ada pengawasan dari orang tua.

IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) sudah memberikan batasan maksimal screen time (waktu yang dihabiskan di depan gadget) pada anak, Yakni :

  • Pada anak usia dibawah 1th, Screen time direkomendasikan.
  • Pada usia 1-2 tahun tidak dianjurkan namun boleh apabila screen time hanya untuk video chat didampingi orang tua. Sedangkan pada usia
  • Usia 2-6 tahun maksimal screentime 1 jam, kurang dari itu lebih baik.
  • Usia 6-12 tahun maksimal screentime 90 menit, untuk daring bisa didiskusikan dengan sekolah.
  • Usia 12-18 tahun screentime tidak lebih dari 2 jam.

(Sumber: Instagram idai_ig )

Mencegah dan mengatasi anak kecanduan Gadget

  • Jadilah contoh yang baik, misalnya ketika bersama anak, gunakan hape seperlunya. Beri pengertian bahwa hape yang orang tua gunakan untuk bekerja bukan untuk main.
  • Kreatif. Alihkan anak dengan permainan atau aktivitas lain,  misalnya aktifitas sedentary (diam) seperti mewarnai membaca atau aktifitas fisik (bergerak) sepeti main sepeda di teras.
  • Membatasi jumlah gadget di rumah, punya ruang khusus yang free gadget, dan memberi batas waktu pemakaian gadget
  • Awasi, selalu dampingi anak-anak saat menggunakan gadget

Yang perlu diperhatikan dalam memilih tontonan untuk anak :

  • Bahasa yg digunakan, baiknya bahasa sehari-hari atau sesuai kemampuan bahasanya.
  • Konten sesuai usia.
  • Orang tua perlu tau info pembuat video, jika ada konten tdk baik bisa segera menghubungi.
  • Jarak menonton, kecerahan, lama penggunaaan (salah satu penyebab mata minus)

Salah satu penyebab speech delay adalah terlau banyak papran gadget. Dg gawai anak akan punya byk perbendaharaan kata namun tdk tau cara penggunaannya karena tidak paham konteksnya, inilah penyebab kemampuan komunikasinya minim

Bagaimana jika anak trantrum karena tidak dikasih gadget?

  • Biarkan selama tidak membahayakan atau melukai diri sendiri maupun orang lain
  • Kasih penjelasan, dg menangispun ttp tidak akan diberikan gadgetnya. ortu pegang hp untuk kerja bukan untuk bermain
  • Kasih alternatif mainan lainnya

Banyak yang bilang nyapih gadget lebih sulit dari nyapih ASI, belum lagi dampak negatifnya untuk kesehatan. Jadi yuk buibu berusaha ngurang-ngurangin paparan gadget ke anak. Di instagram dan pinterest banyak ide permainan yang mudah, murah, bisa dicari-cari menggunakan hastag. atau googling ide permainan anak sesuai usia. Banyak juga buku yang membahas tentang itu. Semangat buibuuu….

Belajar mengoprasikan gadget itu mudah, satu hal yang pasti, sumber belajar itu banyak gak harus dari gadget.

novibachri

Komentar