Menyendiri dikesunyian malam berteman air mata..
Bergelut goresan lembut kehangatan semesta
Merasai setiap lelah, nafas yang mulai sesak, tidur yang sudah tak nyaman.
Bertanya-tanya mampukah diri ini bertahan??
Sekelebat diingatkan, ini adalah kenikmatan.
Tahapan yang harus diarungi sebelum datang kebahagiaan.
Tidak semua merasakannya bukan??
Dan benar memang..
Bersyukur dibarengi sabar membuat diri lebih tenang
Jika bukan Allah, pada siapa lagi kita berpegang??
Yakini saja..
Bahwa setelah semua kepayahan akan Allah ganti dengan kemudahan dan kebahagiaan. (Aamiin..)
Jadi, malam ini bisakah sisakan satu senyuman sebelum tenggelam dalam peraduan??

Komentar
Posting Komentar