Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kontemporer

LELAH, MASIH....

Aku lelah  Lelah berpura pura Berpura-pura baik-baik saja Baik-baik saja hanyalah ekspektasi semu Semu yang menenggelamkan Entah akan jatuh seberapa dalam Entah kapan akan sampai di dasar Aku masih mencoba menerima Aku masih mencoba bahagia Dia yang kau bilang sebagai penjaga Masih asik duduk dipinggir telaga Dengan earphone di kupingnya Mendengarkan lagu yang sama Usahaku hampa Teriakanku percuma Bolehkahku menyerah? Karnaku terlalu kecewa Hati ini terluka parah Ah sudahlah... 

MAWAR BELATI

Sungguh indah.... kaulah lambang kemuliaan  Harummu ramai diperbincangkan  Hingga seorang menghadiahkanmu untukku  Katanya kaulah penyempurna separuhku  Kutempatkan kau di sudut nyamanku  Agar bisa kupandangi lekat-lekat saat pilu  Heranku....  Sering kali kau bukanlah kau  Dikeheningan kelopakmu menyayatku  Tangkai berdurimu melemahkan nadiku  Semampu-ku genggam luka  Biarlah tangisan sebagai pereda  Tidak tidak... Bukan aku ingin menyingkirkanmu  Hanya saja... Ku butuh penawar untuk tetap membersamaimu

Satu Senyuman

Menyendiri dikesunyian malam berteman air mata.. Bergelut goresan lembut kehangatan semesta Merasai setiap lelah, nafas yang mulai sesak, tidur yang sudah tak nyaman. Bertanya-tanya mampukah diri ini bertahan?? Sekelebat diingatkan, ini adalah kenikmatan. Tahapan yang harus diarungi sebelum datang kebahagiaan. Tidak semua merasakannya bukan??  Dan benar memang..  Bersyukur dibarengi sabar membuat diri lebih tenang  Jika bukan Allah, pada siapa lagi kita berpegang?? Yakini saja..  Bahwa setelah semua kepayahan akan Allah ganti dengan kemudahan dan kebahagiaan. (Aamiin..)  Jadi, malam ini bisakah sisakan satu senyuman sebelum tenggelam dalam peraduan?? 

Meniti Rindu

Mungkin sang mentari tlah lelap tertidur  Hingga ku tak mampu menemukan bayangmu  Gulungan ombak bersatu dengan karang batu Mendendangkan irama 'tuk menghibur diri yang termangu Perahu kertas yang kulayarkan malam itu Sudah berlabuhkah di daratanmu??  Angin berhembus menyibak selimut penantian Menerbangkan serpihan kenangan dari seorang yang terlupakan Berbagi duka bersama sang bulan yang terhalang awan Itulah yang selalu dilakukan Mawar putih kemuning yang kini layu Hanya mampu kupandangi dibalik kelambu Sambil bertanya 'Apakah diriku dirundung rindu??' Dan jawabannya sudah tentu Kelak saat tiba waktu bertemu kembali,  semoga kau masih sudi menggenggam erat jemariku.  Bak dedaunan kering Mencoba bertahan walau rapuh Jatuh terinjak dan hancur Dalam kesendirian ku menunggu Menapaki titian rindu

Memori Dalam Hujan

Titik titik hujan  Sore ini begitu hangat Sehangat deraian airmata Yang menemani kehampaan Langit tak cerah  pun tak kelam Mengingatkanku akan...

Orang Yang Sama

Bulan di suatu subuh | pict by me Pagi siang sore malam Sesekali ia berdiri di depan cermin Ia tetap orang yang sama Tapi setiap waktu ada yang berbeda Ada ribuan topeng dibelakangnya Menjelang subuh Ia menangis Berusaha menghancurkan topeng-topeng itu Harinya terulang kembali Harinya dilalui seperti itu

Aliran Tanpa Nama

Aku pernah lupa Tentang siapa aku Mencoba mencari jawaban Berlarian kesana kemari Di persimpangan itu aku bertemu dengannya Sebuah sosok yang terlihat sempurna Perlahan ku mendekat Berharap ia mau menjawab kegelisahanku Ah! Sosok itu begitu sempurna  hingga aku ingin menjadi seperti dia Entahlah siapa aku dulu sekarang aku hanya akan jadi seperti dia Siapa aku ? Aku adalah dia

Aku. Kamu. Sama. Mungkin.

#potingantakberfaedah Blog itu pelarian dari semua akun medsos(ku). Tempat yang paling nyaman untuk cecetcuet dan paling aman untuk curcol karna nggak ada teman yang baca-mungkin-semoga. Makasih blogspot haha.... Cengo — Rarohpopo  ~ AKU. KAMU. SAMA. MUNGKIN. ~ Aku bukan aku yang kamu lihat Aku tidak sama dengan aku yang kamu pikirkan 'Aku'ku berbeda dengan 'Aku'mu Kamu tak slalu disampingku Kamu tak mengenal baik diriku Kamu tak tau kepribadianku Tapi kamu bertindak seolah memahami siapa aku Sotoy huh!😪 Dan disisi lain....

Coretan Kisah Lalu

Mungkin kisah lalu itu hanya secuil cerita tak bermakna dalam kehidupan seseorang itu. Namun bagiku, semua itu adalah memori yang mengesankan.