Langsung ke konten utama

Meniti Rindu


Mungkin sang mentari tlah lelap tertidur 
Hingga ku tak mampu menemukan bayangmu 

Gulungan ombak bersatu dengan karang batu
Mendendangkan irama 'tuk menghibur diri yang termangu
Perahu kertas yang kulayarkan malam itu
Sudah berlabuhkah di daratanmu?? 

Angin berhembus menyibak selimut penantian
Menerbangkan serpihan kenangan
dari seorang yang terlupakan
Berbagi duka bersama sang bulan
yang terhalang awan
Itulah yang selalu dilakukan

Mawar putih kemuning yang kini layu
Hanya mampu kupandangi dibalik kelambu
Sambil bertanya 'Apakah diriku dirundung rindu??'
Dan jawabannya sudah tentu

Kelak saat tiba waktu bertemu kembali, 
semoga kau masih sudi menggenggam erat jemariku. 

Bak dedaunan kering
Mencoba bertahan walau rapuh
Jatuh terinjak dan hancur
Dalam kesendirian ku menunggu
Menapaki titian rindu

Komentar