Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Diary Bibuk

BAHAGIA NGASI DAN NYAPIH NAJIB

A lhamdulillah masuk bulan Februari ini Najib sudah lolos penyapihan, pas diusia 2 tahun, tanpa drama. Masih suka mintak nggak? PD bengkak sampek badan panas?

KELAS LITERASI IBU PROFESIONAL (KLIP)

Alhamdulillah berkesempatan untuk kedua kalinya daftar di Kelas Literasi Ibu Profesional (KLIP). Memang sudah ditunggu - tunggu banget setelah tahun kemarin gugur dibulan ke tujuh karena harus beradaptasi dengan 'peran baru' yang  tidak memungkinkan untuk berlama-lama didepan gadget. Tahun ini goals nya pengen konsisten ngonten di blog dengan bahasan yang ditujukan untuk ibu muda. Selain itu ada niatan untuk ngejurnal tiap hari sebagai terapi. Jadi KLIP ini apasih? dan kenapa antusias banget bergabung disini? KLIP merupakan bagian dari komunitas Ibu Profesional, wadah bagi para perempuan untuk berliterasi. Disini tantangan menulisnya selama satu tahun lho… panjang banget kaaan…. sebagai latihan untuk konsisten dan disiplin menulis. Setelah mengikuti keseruan acara anniversary KLIP yang ke 3 tanggal 19 Januari lalu, Bibuk makin berbinar menanti bulan berikutnya di  KLIP 2022 ini karena ada banyak event menarik lho . Berbeda dari tahun sebelumnya, selain setor tulisan di pla...

AKHIRNYA KE DOKTER GIGI LAGI SAAT PANDEMI

  "Silahkan masuk… sudah atau belum pernah kesini?" *langsung nurunin masker*  "Loh kamu yang Lamongan itu kan?!" "Iya dok .. ini Novi" "Ealah.. he'em… saudaranya…." "Mba Wiwik"  "Iya iya.  masih inget aku tuh... Kamu udah lama lho gak kesini" "Bener, hampir 3 tahun dok…." Yap terakhir ke dokter gigi itu sebulan sebelum nikah... setelah nikah langsung hamil yang harus bedrest di trimester pertama… trimester kedua dan ketiga gusi sering berdarah mau ke dokter gigi males karna jauh, perjalanan satu jam dan kata dokter kandungan ini karena hormon ibu hamil.. yaudah diempet aja. Sampai lahiran dan sebulan kemudian pandemi. Pandemi mau ke dokter gigi ada anak bayi ketar-ketirnya masyaAllah… ini baru berani karena udah vaksin dan gigi bener-bener udah parah banget. Dalam hitungan hari ,gigi geraham paling belakang satu sisi hilang. Oh Noooo!!! Awalnya gak sakit eh pas dapet 3 hari cenut-cenut sampe gak bisa tidur.  Mas...

KABUT SANUBARI

28 Juni 2021 06.58 Waktu yang Allah pilihkan untuk Ibuk menyudahi semua sakit Allah ajak ibuk kembali ke peraduan, tempat peristirahatan untuk selamanya… 28 Juni 2021 06.58 Gurat takdir yang Allah gariskan untuk kami semua, berpisah dengan perempuan tangguh yang tiada henti menyayangi kami setulus hati 28 Juni 2021 06.58 Kesempatan terakhir yang Allah berikan kepada kami untuk merawat dan memberikan penghormatan terakhir Biasanya Novi yang pamit pergi, meninggalkan rumah berminggu-minggu. Kini Novi yang di rumah dan Ibuk.. Ibuk pergi dan gak akan kembali lagi. Tidak jauh. Ditempat yang sama berbatas tanah Namun pada dimensi berbeda. Tak ada lagi do’a yang mengalir tulus disetiap waktu Tak ada lagi pertanyaan “mau dibuatin apa? pengen dibeliin apa?” Yang elus-elus kala sedih susah lelah Ibuk, temen yang selalu ada Dijailin gak marah malah ketawa Semua tinggal kenangan Yang paling bikin sedih… Najib gak akan ingat betapa Mbah nya ini sangat menyayanginya. Yang selalu Ia panggil-panggil t...

KALA RINDU TERPISAH MASA

Remahan kenangan di bulan Ramadhan, sepulang iftar di Rumah Mbah Kung, Abah ngasih challenge untuk melakukan sesuatu – hal yang wajar sebenernya, cuma sedikit ‘awkward’- Bibuk menyanggupi asal ada rewardnya “ Mintak apa? ”  “Umroh yaaa ” hwei ya kali bersuamikan Aldebaran wkwkwk tapi kala itu obrolan kita berakhir dengan mellow karena Bibuk sudah rindu dan suami juga sedih pengen kesana. Nabung yuk nabung…. Dan… begitu nyampe rumah, cek hape, buka IG, yang muncul storry dengan caption.  Orang-orang kaya bolak-balik umroh dan haji, dengan alasan selalu merindukan rumah Allah, padahal Allah dan Rasul-Nya lebih rindu dengan orang yang gemar sedekah kepada fakir miskin, anak yatim, dan orang-orang yang membutuhkan. Jleb—— Rindu. Apakah rindu yang Bibuk rasakan ini bertepuk sebelah tangan? Bibuk nggak akan bahas tentang orang kaya, karena kekayaan itu relatif. Haji bisa jadi cita-cita dan booster semangat untuk ibadah dan bekerja. Pun soal sedekah kita tak bisa menjudge karena tamp...

RAMADHAN PUASA SAMPAH

  Coba kalo pagi dilirik tong sampahnya.. Apakah akhir-akhir ini mundung terus? Kalo iya, kita samaan, kalo enggak alhamdulillah kalian luar biasah *gayaariel. Jadi postingan ini hanya curhatan buibu…. Bibuk bukan orang zerowaste, pernah nyoba dan belum bisa konsisten karena ngerasa orang disekitar kurang mendukung. tapi Bibuk berusaha keras untuk ngurangin sampah cuma yaaaaa Ramadhan ini dibikin geleng kepala. Sampah organik, gak banyak sih karena memang masak secukupnya, palingan jatah Mas Suwameh karena jarang sahur di rumah. Itu pun bisa dibuat mamam ikan lele di kolam belakang.  Yang gak bisa dihindari itu sampah dari sisa makanan yang didapat Suwameh tiap ngisi ngaji sore sebelum iftar. Tiap hari minimal dua sterofoam, dua tas kresek tanggung, satu kresek besar, belum plastik takjil dan es. Bukan berarti Bibuk ngeluh yaaa…. Bibuk bersyukur banget, Alhamdulillah selalu dapat jatah iftar, kalo makanan dari masjid kan udah dapat cipratan doa yaaa… ngirit pengeluaran juga. C...

AKU DAN SAMPAH MASA LALUKU

Tantangan menulis klip minggu ini bertema aku dan sampahku. Entah sampah beneran, sampah emosi, atau sampah lainnya. Sampah adalah sesuatu yang sudah tidak dipakai/diinginkan lagi. Jika itu sampah beneran, akan ada pilihan mau didaur ulang atau dipendam dalam tanah. Lalu bagaimana jika sampah itu berupa kenangan? Apakah masih bisa diolah? Atau bisakah hanya dipendam? Kenangan masa kecil itu kerap hadir.. seketika membuat mood berantakan. Bisa tiba-tiba nangis sesenggukan, dimanapun. Tentang ketidak-adilan di sekolah, tentang perlakuan teman-teman, dan masalah kedua orang tua. Bagi orang dewasa kala itu, mungkin masa kecilku baik-baik saja. Belajar, bermain, dan cukup berprestasi. Aku bisa masuk ke sekolah yang aku inginkan. Dilingkar pertemananku saat sekolah dasar, mungkin orang tuaku paling berumur. Abah tak lulus SMP, Ibuk tak lulus SD, apakah aku malu? Tidak, mereka tak sekolah karena ekonomi keluarga. Mereka mengalah untuk adek-adeknya. Toh keduanya tak buta huruf juga pandai mate...

KAMI PILIH BUMI

Salah satu resolusi 2020, CLBK sama bumi...  Akhir tahun kemarin minta suwameh cerita soal nabi-nabi hhihi yang pertama tentulah Nabi Adam AS. Dan rasanya seperti mendapat tamparan keras saat malaikat sempat mempertanyakaan ciptaan Allah selanjutnya, yang membuat kerusakan di bumi..  Seketika langsung teringat dengan prinsip zero waste , yang memperjuangkankan bumi. Allah jadikan bumi sebagai tempat kita tinggal, tempat kita beribadah, tempat kita berinteraksi dengan makhluk Allah yang lain, tempat sumber rizki dan kenikmatan yang menggiurkan, sering tanpa sadar kita sudah dhalim dan merusaknya. Terus galau aja gituh nanti kalo udah punya anak, gabisa ngasih contoh yang baik dalam hubungan dengan lingkungan, alam, makhluk Allah yang lain. Baper daah... so mulai tahun ini mau ngukuhin komitmen untuk merubah pola hidup dan pola konsumsi... karna kecintaan terhadap bumi bukan hanya soal menanam pohon dan membuang sampah ditempatnya.